Atraksi ini memperkenalkan pengelolaan sampah terpadu di kawasan perkotaan melalui Biopori Jumbo, Bank Sampah, dan urban farming yang dikelola Kelompok Wanita Tani. Wisatawan dapat melihat bagaimana sampah organik diolah melalui biopori untuk menghasilkan kompos, sedangkan sampah anorganik diolah melalui sistem tabungan Bank Sampah yang memberi nilai ekonomi bagi warga.
Pengalaman dilanjutkan dengan kunjungan ke area urban farming yang memanfaatkan lahan sempit di lingkungan kota menggunakan media tanam sederhana seperti polybag dan pot. Kompos dari biopori digunakan kembali untuk menumbuhkan sayuran dan tanaman herbal yang membantu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempercantik permukiman.
Atraksi ini menjadi contoh nyata kolaborasi warga dalam menciptakan kampung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan serta menghadirkan edukasi praktis bagi wisatawan.