Kampung Wisata Mantrijeron merupakan salah satu kawasan bersejarah di selatan Kraton Yogyakarta, tepatnya di Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Kawasan ini menyimpan kekayaan budaya, religi, dan tradisi membatik yang masih lestari hingga kini. Dikenal sebagai kampung prajurit, Mantrijeron menjadi tempat berkembangnya perajin batik-batik klasik Yogyakarta yang diwariskan secara turun-temurun. Sebagai Kampung Batik, Kampung Wisata Mantrijeron merupakan perwujudan harmoni antara warisan tradisi dan kehidupan masyarakat masa kini. Di sepanjang lorong kampung, berpadu aktivitas seni dan budaya: membatik, berlatih gamelan, menari hingga urban farming yang dirawat bersama. Kehidupan warganya mencerminkan semangat gotong royong dan pelestarian nilai-nilai lokal. Di Kampung Wisata Mantrijeron, budaya bukan sekadar peninggalan, melainkan nafas keseharian yang menghidupkan Yogyakarta dengan kehangatan dan cerita yang terus berlanjut.
Sentra Batik Klasik Yogyakarta
Menjadi rumah bagi perajin batik turun-temurun dengan motif-motif klasik seperti parang, kawung, dan sidomukti yang dikerjakan secara tradisional.
Kampung Prajurit dengan Jejak Sejarah
Identitas sebagai kampung prajurit Kraton menjadikan kawasan ini kaya akan cerita sejarah, nilai kedisiplinan, dan tradisi keprajuritan yang masih terjaga.
Ruang Hidup Budaya yang Aktif
Gamelan, tari, membatik, dan aktivitas seni lain bukan sekadar atraksi, tetapi bagian dari rutinitas warga yang dapat disaksikan wisatawan secara langsung.
Integrasi Tradisi dan Urban Farming
Keunikan perpaduan budaya dan keberlanjutan. Urban farming, biopori, dan kebun komunal menjadi bagian dari gaya hidup warga dalam menjaga lingkungan.
Pengalaman Wisata Edukatif dan Partisipatif
Wisatawan dapat ikut serta langsung dalam workshop batik, kelas tari, gamelan, hingga program lingkungan, menciptakan pengalaman berbasis komunitas yang mendalam.
Belum ada homestay